Saat hari kompetisi tiba, Kaito dan Malakai berdiri di atas sebuah lapangan yang luas. Mereka berdua memandang satu sama lain dengan mata yang tajam. Wasit memberikan aba-aba, dan kompetisi pun dimulai.
Kaito dan Malakai sama-sama mengeluarkan petir yang sangat kuat. Petir mereka bertabrakan di udara, menciptakan ledakan yang sangat besar. Tanah bergetar, dan awan hitam di atas mereka semakin gelap. Komik Pukulan Geledek Pdf
Namun, Kaito tidak menyerah. Ia terus meningkatkan kekuatannya dan mengeluarkan petir yang lebih kuat lagi. Malakai juga tidak mau kalah, tetapi Kaito dapat mengimbangi serangannya. Saat hari kompetisi tiba, Kaito dan Malakai berdiri